√ Bitdefender - Lokasi file Karantina dan cara menghapusnya dengan benar

Cara Menghapus file Hasil Scan Bitdefender pada menu Quarantine - Bitdefender adalah salah satu Antivirus terbaik & berpengalaman dalam beberapa tahun terakhir karena kemampuannya menangkal segala jenis virus, spyware dan semua hal yang dapat membahayakan keamanan data.

Bitdefender cara hapus file setelah scan

Bitdefender dapat digunakan pada perangkat dengan OS Windows, Mac OS, Android, dan iOS. Berbagai penghargaan telah diraih sebagai antivirus terbaik dalam kurun waktu beberapa tahun belakangan ini. Sertifikasi ini didapatkan setelah AV-Comparatives, Virus Bulletin, dan yang lainnya melakukan pengujian efektivitas antivirus Bitdefender.

Antivirus ini telah berpengalaman karena sudah 20 Tahun ada dan selalu meningkat fitur keamanan menjadi lebih baik tiap waktunya. Desain tampilan baru pada Bitdefender memberikan pengalaman baru dalam pengoprasiannya serta selalu meningkat keamanan demi menjaga komputer pengguna dari berbagai ancaman.

Scan Virus Bitdefender

Terdapat 2 fitur Scan utama yang disediakan pada Dashboard Bitdefender yaitu Quick Scan dan System Scan. Quick Scan memungkinkan scan cepat namun juga efektif, sedangkan System Scan melakukan scan terhadap keseluruhan file, semua file yang ada pada penyimpanan Harddisk atau SSD, sekecil apapun ancaman, Bitdefender dapat mendeteksinya.

System Scan akan memakan waktu yang cukup lama tapi hasilnya sangat luar biasa. Saya pun sudah menggunakan antivirus lain sebelumnya dan hasilnya laptop aman dari apapun, tetapi setelah menggunakan Bitdefender dan melakukan System Scan mendalam, ternyata masih banyak virus dan spyware yang menyusup didalam sub-sub folder dan installer.

Setelah melakukan scan kita diminta untuk memilih aksi terhadap virus dan ancaman yang ditemukan atau membiarkannya saja. Menindak file yang bermasalah akan membuat file tersebut masuk dalam karantina bitdefender, dan secara otomatis akant terhapus dalam 30 hari.

Langkah-langkah Mengetahui Lokasi menu/Folder File Quarantine Bitdefender


Langkah 1: Buka Bitdefender, lakukan Scan terlebih daulu jika belum.
Cara Scan Bitdefender


Langkah 2: Jika Threat ditemukan pilih "Take proper actions" & Continue maka virus akan diproses masuk ke Karantina.
Aksi jika virus ditemukan - Bitdefender


Langkah 3: Untuk masuk ke karantina Pilih Menu Protection dan klik Open pada Antivirus.
Protection

Langkah 4: Buka Tab Settings, lalu klik Manage quarantine pada menu Quarantine threats.
mengelola file karantina

Langkah 5: Baiklah disinilah file-file berbahaya dikarantina, selanjutnya terserah anda apakah mau di Delete atau Restore.
file karantina bitdefender

Terdapat 7 Fitur Utama Protection pada Bitdefender

  • Antivirus - Real-time protection memblokir semua ancaman yang ada didalam pc anda, fitur ini memiliki banyak sub menu ( Quick Scan, System Scan, Rescue Environment, dan masih banyak lagi).
  • Advanced Thread Defense - Mengidentifikasi perilaku mencurigakan dan memblokir serangan langsung yang membahayakan perangkat.
  • Online Threat Prevention - Jaringan cloud bitdefender mengamankan perangkat anda dari ancaman secara online apapun itu.
  • Vulnerability - Menganalisis sistem, aplikasi, dan jaringan anda untuk menemukan kerentanan yang dapat membahayakan data dan keamanan perangkat anda.
  • Firewall - Memantau koneksi yang dilakukan oleh software aplikasi anda sehingga dapat memfilter konektivitas jaringan.
  • Ransomware Remediation - Mencadangkan semua jenis kerusakan akibat ransomware dengan memulihkan file yang dienkripsi.
  • Antispam - Memfilter email yang tidak relevant (Spam) di kotak masuk.

Dalam setiap 1 fitur Utama diatas punya sub-fitur yang bermacam-macam fungsinya hingga tak heran jika bitdefender dinobatkan sebagai antivirus terbaik. Biaya berlangganan Bitdefender yang relatif murah namun mendapatkan fitur keamanan eksklusif yang sangat tinggi.

Ukuran File Karantina
Ukuran dari file yang dikarantina bisa sampai bergiga-giga jika pertama kali menggunakan scan menggunakan Bitdefender. Sistem karantina Bitdefender yaitu memindahkan file bermasalah disk lain kedalam direktori karantina pada Local Disk (C:) (walau tergantung dimana Bitdefender diinstal). Sehingga jika tidak segera dihapus dapat menyebabkan membuat penyimpanan cepat penuh.

Tujuan dari file karantina untuk menghindari penghapusan secara langsung oleh software bersangkutan, karena bisa saja karakteristik file tersebut memang sedemikian rupa dan cukup penting.

Penutup
Sekian tutorial singkat bagaimana menghapus file karantina pada Antivirus Bitdefender dengan cepat dan aman, langsung melalui software aplikasinya, semoga mambantu anda semua. Terimakasih.
Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama